Anggaran Naik, Kemenag Harus Berinovasi di Tengah Pandemi

29 Juni 2020

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi NasDem, Lisda Hendrajoni, mendesak Kementerian Agama (Kemenag) agar dapat berinovasi dalam pendidikan madrasah terutama di saat pandemi Covid-19. Lisda mengemukakan itu saat Raker Komisi VIII DPR dengan Menteri Agama Fachrul Razi, Kamis (25/6).

Dalam raker tersebut di antaranya disimpukan bahwa Komisi VIII DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran Kemenag dalam RAPBN 2021 sebesar Rp3,8 triliun.

“ Kami berharap dengan adanya persetujuan usulan tambahan anggaran Kementerian Agama RI dalam RAPBN Tahun 2021 ini, ke depannya Kemenag dapat memberikan perhatian lebih terhadap madrasah dan pendidikan agama, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Legislator NasDem tersebut.

Menurut Lisda, inovasi itu diharapkan dapat mempermudah para siswa siswi di madrasah, agar tetap dapat mengikuti proses belajar yang layak meskipun di tengah pandemi Covid-19.

“Bisa saja berupa akses internet bagi madrasah, ataupun sekolah yang memang membutuhkan untuk PBM (Proses Belajar Mengajar)  secara daring. Atau mungkin berupa fasilitas standar Covid-19 di sekolah, jika nanti memang proses belajar mengajar kembali dilaksanakan di sekolah pada masa new normal,” sambungnya.

Selain itu, anggota DPR RI dari dapil Sumatera Barat (Sumbar) I tersebut juga berharap para guru madrasah, khususnya yang masih honorer agar diperhatikan. Dipastikan mereka sangat terdampak karena tidak mendapatkan jam mengajar.

“Kemarin juga sejumlah guru honorer dari madrasah termasuk yang swasta atau inpassing empat mengadukan nasibnya kepada kami. Ada honor yang belum dibayarkan atau masih terutang. Kita berharap ini bisa diselesaikan dengan cepat, karena para guru ini dipastikan juga ikut terdampak pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Inovasi dan relokasi anggaran dari Kementerian Agama juga diharapkan dapat meringankan beban dari madrasah negeri maupun swasta, dan para guru ataupun inpassing serta siswa dan mahasiswa, yang terdampak pandemi Covid-19. (PartaiNasDem.id)

Komentar