Djadjat Sudradjat: Jangan Masuk Politik Jika Tak Punya Kepekaan Sosial

26 April 2021

Banyumas – Sekretaris Partai NasDem Kabupaten Banyumas, Djadjat Sudradjat, menegaskan siapa pun yang tidak punya kepekaan sosial dan tidak mau mengasah diri, sebaiknya tidak masuk politik. Karena tujuan utama kerja politik adalah untuk kepentingan publik atau masyarakat. Kerja politik di partai berarti juga berlatih melayani publik.

“Kalau kita tidak punya kepedulian sosial masuk politik kita akan tersiksa. Berpolitik itu akan banyak menghadapi publik atau masyarakat. Karena itu, mari kita niatkan berpolitik juga untuk ibadah. Untuk menolong publik. Kalau niat kita untuk ibadah, berpolitik itu jadi penuh keikhlasan,” katanya.

Hal itu dikatakan Djadjat yang juga anggota DPRD Kabupaten Banyumas pada acara penyerahan SK dari DPW Partai Nasdem kepada jajaran DPC Partai NasDem Kecamatan Lumbir, Sarkum Hadisunarto, didampingi seluruh pengurus DPC Lumbir pada Minggu (25/04). Acara dilanjutkan dengan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan para pengurus DPC Lumbir dan para calon pengurus DPRt ( Dewan Pimpinan Ranting) se-kecamatan Lumbir.

Acara yang didahului dengan pengenalan organisasi partai dan sistem rekrutmen kader dengan pembuatan electronic Kartu Tanda Anggota (e-KTA), dilakukan dengan prokes yang ketat. Setelah buka puasa langsung pula dilakukan pengambilan foto diri bagi para calon kader partai Nasdem.

Ketua DPC NasDem Kecamatan Lumbir Sarkum Hadisunarso yang juga mantan Kepala Desa, sepakat dengan apa yang dikatakan Djadjat yang juga anggota Komisi I DPRD Banyumas itu. Sarkum pun menceritakan, ia baru kali ini masuk politik karena tertarik dengan gagasan cara berpolitik Djadjat dari Partai NasDem.

“Saya sebelumnya tidak tertarik dengan politik, tapi setelah menyimak cara berpolitik Pak Djadjat yang mementingkan publik atau masyarakat banyak, saya pun tertarik. Keluarga saya awalnya juga kurang setuju saya masuk politik. Tapi Pak Djadjat terus menjelaskan pentingnya politik buat masyarakat,” kata Sarkum yang juga dalang wayang kulit itu.

Djadjat adalah anggota DPRD Kabupaten Banyumas dari daerah pemilihan (dapil) V yang meliputi empat kecamatan yakni Lumbir, Gumelar, Pekuncen, dan Ajibarang. Dapil V memiliki 51 desa. Kabupaten Banyumas memiliki 27 kecamatan terdiri 331 desa dan kelurahan.

Kecamatan Lumbir yang memiliki 10 desa adalah wilayah Banyumas bagian Selatan paling Barat yang berbatasan dengan Kab. Cilacap. Daerah yang tingkat kemiringan tanahnya amat tinggi ini rawan longsor jika musim penghujan. Area pertaniannya pun tadah hujan. Masyarakat di sini, kata Djadjat, jelas butuh sistem pengairan yang permanen. Butuh beberapa embung dan sumur air dalam.

Bekerja sama dengan anggota DPR RI Sugeng Suparwoto yang juga Ketua Teritori Jawa III (Jawa Tengah dan DIY), telah pula memasang sukurvair dalam di salah satu desa Lumbir sendiri. Ini hasil kerja sama Komisi VII dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Badan Geologi. Tapi, karena kecamatan Lumbir termasuk wilayah terluas kedua di Banyumas, masih butuh banyak sumur air dalam untuk sumber air bersih.

Menurut Djadjat, menyinggung soal penyerahan SK partai, ini memang dimaksudkan agar DPC dalam bekerja memperkuat dan mengembangkan Nasdem cepat dilakukan karena DPC sudah punya payung hukum. Sudah punya SK.

Penguatan struktur adalah amanat rapat konsolidasi NasDem di Hotel Aston Purwokerto yang dihadiri 27 DPC se Kabupaten Banyumas, DPD Nasdem Banyumas, DPW, dan DPP (23/04). Ketua Teritori Jawa III Sugeng Suparwoto yang juga Ketua Komisi VIII DPR RI, menekankan pentingnya penguatan struktur partai dan pencarian figur yang kompeten untuk menghadapi Pemilu 2024 nanti. (Nasdemjateng.id)

Komentar